BAHAYA KELAINAN PADA MATA

Karena mata adalah satu-satunya organ tubuh dimana kita dapat melihat pembuluh arteri dan vena secara langsung tanpa pembedahan atau kamera, maka mata seringkali dijadikan organ pertama untuk mendeteksi penyakit. Misalkan seperti diabetes dan tekanan darah tinggi dapat dilihat dengan baik melalui mata. Contoh lainnya, terdapat sekitar 65% kasus dimana dokter mata dapat mengetahui pasiennya menderita kolesterol.

Karena itu, sebaiknya Anda waspada jika mata Anda mulai menampakkan gejala-gejala yang tidak wajar. Cek keadaan mata Anda setiap hari. Jika terdapat tanda-tanda tertentu di mata Anda bisa jadi Anda mengidap penyakit tertentu. Apa sajakah tanda-tanda yang harus diwaspadai? Women's Health memberikan penjelasannya untuk Anda.

                            Hasil gambar untuk gambar kacamata terapi 

Tanda 1 : Warna perak atau tembaga pada pembuluh arteri
Ini bisa berarti Anda terkena darah tinggi. Lebih dari 20% orang yang memiliki tekanan darah tinggi tidak menyadari bahwa mereka memilikinya. Menurut Redy, salah seorang ahli mata, hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat dilihat melalui arteri yang berwarna keperakan atau tembaga, yang biasanya disebut kabel tembaga. Jika ini dibiarkan saja, maka arteri dapat mengeras dan akhirnya menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Tanda 2 : Tahi lalat di lapisan dalam mata
Itu bisa jadi melanoma. Sinar matahari dapat berbahaya, tak hanya untuk kulit Anda, tetapi juga dapat menyebabkan kanker di dalam bola mata. Menurut Dr Sophie J Bakri, seorang dokter mata di Mayo Clinic, Rochester, kanker pada bola mata dapat terlihat jika permukaan bola mata sedikit terangkat dan terdapat titik hitam di dalamnya. Mendeteksi melanoma pada mata sejak dini sangat penting, karena biasanya penyakit ini tidak menampakkan gejala lain.

Tanda 3 : Kebocoran pembuluh darah
Ini bisa berarti diabetes. Gula darah yang tinggi dapat menyumbat atau merusak pembuluh darah retina dari waktu ke waktu. Ini bisa menyebabkan pembuluh darah pada retina lemah kemudian keropos. Dokter mata seringkali dapat mengenali rembesan atau pembuluh darah yang tidak normal untuk menggantikan pembuluh yang rusak. Diabetes memang dapat menyerang mata dengan cepat, yang akhirnya bisa mengakibatkan kebutaan.

Tanda 4 : Peradangan
Ini bisa saja mengacu pada suatu penyakit autoimun, dimana sistem imun menyerang sel-sel sehat dan merusaknya. Hal ini dapat menyebabkan peradangan. Menurut Bakri, jika Anda melihat peradangan pada di dalam mata atau bagian dalam mata yang bengkak hingga 30 - 50% disertai warna merah, gatal, dan berair, maka itu berarti pasien akan mengalami penyakit autoimun yang tidak terdiagnosis seperti lupus atau rheumatoid arthritis. Gejala lain yang terkait adalah mata menjadi sangat kering.
Tanda 5 : Lecet pada bagian dalam mata
Ini bisa saja penyakit CSR (Central Serous Retinophaty). CSR disebabkan oleh stres mental atau emosi yang berlebihan. Hal ini dapat menarik semua nutrisi dari tubuh termasuk retina, hingga retina mulai bocor, melepuh yang terbentuk oleh cairan. Gejala yang paling umum adalah bahwa pasien juga mengalami pandangan yang kabur dan melihat garis bergelombang ketika mencoba fokus pada satu titik. CSR bisa dikurangi dengan mengurangi tingkat stres. Jika tidak, pasien bisa dibantu dengan pengobatan laser.

Tanda 6 : Pembengkakan pembuluh darah di bagian putih pada mata
Ini mungkin terjadi karena alergi. Alergen seperti serbuk sari, debu, dan bulu binatang seringkali mempengaruhi mata. Gunakan kacamata untuk melindungi mata Anda. Anda juga bisa menggunakan obat anti inflamasi seperti histamines atau bahan kimia lain, tetapi berhati-hatilah dengan efek sampingnya. Gejalanya adalah adanya pembengkakan pada permukaan pembuluh darah mata dan berwarna merah. Terkadang mata juga gatal dan berair. Segera temui dokter mata Anda untuk mendapatkan diagnosa yang tepat dan cara mengatasinya.
SUMBER BACAAN :
http://www.merdeka.com/sehat/waspadai-gejala-gejala-ini-pada-mata-anda.html

Comments

Popular Posts